D. TINGKATAN MANAJEMEN
1. Manajemen Puncak (Top Management).
Manajemen Puncak yaitu jenjang manajemen tertinggi. Biasanya yang menduduki manajemen ini adalah direktur utama,presiden direktur atau wakil direktur. Tugas manajemen puncak adalah membuat rencana jangka panjang,menetapkan tujuan dan missi organisasi serta strategi yang digunakan.
2. Manajemen Menengah (Middle Management).
Manajemen menengah bertugas mengembangkan rencana-rencana operasi dan menjalankan tugas-tugas yang ditetapkan manajemen puncak.
Yang termasuk dalam manajemen menengah adalah manajer,kepala devisi,kepala cabang.
3. Manajemen Pelaksana (Supervisory Management).
Manajemen pelaksana adalah manajemen yang bertugas menjalankan rencana-rencana yang dibuat manajemen menengah. Tugas manajemen ini membawahi langsung pekerja. Contoh manajemen pertama adalah kepala seksi, mandor, supervisor.
E. PRINSIP MANAJEMEN
Ada empat belas prinsip manajemen menurut Henry Fayol, yaitu:
1. Pembagian Kerja (Division of Work).
Tujuannya untuk mencapai efisiensi dan produktivitas.
2. Wewenang/Otoritas (Authority).
Dalam pelaksanaan tugas, manajer harus memberi perintah kepada bawahan untuk menyelesaikan pekerjaan.
3. Disiplin (Dicipline)
Merupakan sikap yang patuh terhadap aturan dan kesepakatan yang berlaku yang menjadi rambu-rambu dalam organisasi.
4. Kesatuan Perintah (Unity of Command)
Agar tidak terjadi keragu-raguan dalam bekerja, karyawan atau pegawai harus menerima perintah dari satu orang atasan saja.
5. Kesatuan Arah (Unity of Direction).
Setiap kelompok kegiatan harus mempunyai sasaran sama yang mengarah pada pencapaian tujuan.
6. Mengutamakan kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi (Subordination of Individual Interest to the Common Good).
Untuk mencapai tujuan bersama setiap anggota harus mengutamakan kepentingan organisasi daripada kepentingan pribadi.
7. Pemberian Upah (Renumeration).
Dalam pemberian upah berdasarkan prestasi kerja dan jabatan, dan harus adil.
8. Pemusatan (Centralization).
Dalam pengambilan keputusan yang banyak menggunakan pertimbangan atasan disebut sentralisasi. Sedang pengambilan keputusan dengan menampung aspirasi bawahan disebut desentralisasi.
9. Rantai Berskala (Line of Authority)
Merupakan suatu garis wewenang dan rantai pengawasan dari tingkat yang paling tinggi sampai pada tingkat yang paling rendah.
10. Ketertiban (Order).
Harus sesuai dengan aturan yang berlaku, baik mengatur manusia maupun benda.
11. Keadilan (Equity).
Dalam memberikan sesuatu harus sesuai dengan haknya masing-masing.
12. Kestabilan Staf (Stability of Staff).
Perputaran karyawan yang selalu sering tidak baik untuk kelancaran kegiatan perusahaan.
13. Inisiatif (Initiative).
Merupakan pemikiran untuk mempermudah dalam melakukan kegiatan diluar rencana.
14. Semangat Korps (Esprit de Corps).
Setiap anggota organisasi harus tertanam rasa kesetiaan pada organisasi.
F. BIDANG-BIDANG MANAJEMEN
1. Manajemen Produksi.
Manajemen produksi adalah kegiatan untuk mengatur dan mengoordinasikan penggunaan sumber daya secara efektif dan efisien dalam rangka menciptakan dan menambah gegunaan suatu barang dan jasa.
Pada prinsipnya, kegiatan produksi terdiri atas beberapa tahap, antara lain.
a. Seleksi dan Desain Produk.
Produksi yang baik dihasilkan melalui penelitian atau riset, dan didesain supaya memberi kesan yang baik terhadap konsumen.
b. Seleksi dan perancangan proses serta peralatan
Kegiatan berikutnya adalah menentukan proses yang akan digunakan dalam menghasilkan produk. Proses yang diputuskan akan menentukan jenis peralatan yang akan dipakai dalam produksi.
c. Pemilihan Lokasi Perusahaan
Dalam pemilihan lokasi akan menentukan biaya. Biaya-biaya tersebut mencakup bahan mentah, tingkat upah, harga tanah dan sebagainya.
d. Rancangan Tugas
Penyusunan rancangan tugas harus memperhatikan kelengkapan tugas yang terkait dengan variable tugas dalam struktur tehnologi serta mutu susunan kerja
e. Strategi Produksi dan Operasi serta Pemilihan Kapasitas
Dalam hal ini harus dinyatakan secara jelas maksud dan tujuan produksi dan operasi, serta misi dan kebijakan dasar untuk bidang proses, kapasitas, persediaan, tenaga kerja dan mutu.
2. Manajemen Pemasaran.
Manajemen Pemasaran adalah proses perencanaan, pelaksanaan, penetapan harga, promosi, serta distribusi produk untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan-tujuan individu dan organisasi.
Karena itulah perusahaan perlu melakukan:
a. Riset Pasar
Yaitu melakukan penelitian dilapangan untuk menentukan kebijakan perusahaan.
b. Bauran Pemasaran
Dalam bauran pemasaran perusahaan perlu didukung oleh empat hal pokok yaitu produk, harga, saluran distribusi dan promosi.
c. Kepuasan Pelanggan
Pelanggan adalah raja, oleh sebab itu perusahaan harus memberikan kepuasan pada konsumen
3. Manajemen Keuangan.
Adalah manajemen yang berhubungan dengan langkah untuk mendapatkan dana yang dibutuhkan dan bagaimana penggunaanya dalam rangka mencapai tujuan.
Hal-hal yang berhubungan dengan manajemen keuangan yaitu.
a. Sumber Dana.
Manajer harus bisa memilih sumber dana yang akan digunakan dalam perusahaan. Apakah dari dalam perusahaan atau dari luar perusahaan.
b. Penggunaan Dana.
Apakah untuk penanaman modal jangka pendek atau jangka panjang. Kalau jangka pendek sifatnya sementara sedang jangka panjang sifatnya permanen.
c. Pengawasan Penggunaan Dana
Dana yang digunakan harus diawasi agar penggunaanya sesuai dengan rencana dan peraturan yang telah ditetapkan.
4. Manajemen Personalia.
Manajemen Personalia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian atas pengadaan tenaga kerja, pengembangan, kompensasi, pemeliharaan dan pemutusan hubungan kerja.
Hal-hal yang berhubungan dengan manajemen personalia antara lain:
a. Penerimaan Pegawai
Harus bisa menjaring sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan.
b. Promosi dan Mutasi
Pemberian kepercayaan pada seseorang untuk menduduki jabatan yang lebih tinggi dan pemindahan seseorang pada lingkup yang lebih sempit.
c. Motivasi
Menggerakkan seseorang supaya bekerja lebih giat dan maksimal.
5. Manajemen Administrasi
Manajemen Administrasi yaitu manajemen dalam arti perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan yang diterapkan dalam bidang pekerjaan administrasi.
Dalam hal ini perlu diperhatikan hal-hal berikut:
a. Pengadministrasian Kegiatan.
Bahwa setiap kegiatan mempunyai hubungan dengan administrasi.
b. Pemakaian Alat-alat Administrasi
Alat-alat yang digunakan harus diefektifkan pemakainnya agar dapat menunjang kemajuan organisasi.
c. Pemeliharaan Organisasi
Manajemen administrasi harus memikirkan keserasian dan efektivitas organisasi secara keseluruhan. Dan harus dapat memberikan informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan pertimbangan ekonomi.
Selamat Belajar!!
Baca Soal!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar